Pages

Subscribe:

Pesawat Terbang Zaman Tiongkok Kuno

Lu BanKita mungkin berpikir, bahwa pesawat terbang hanya mampu diciptakan dengan teknology modern. Namun, ternyata bagian terpenting dari penciptaan pesawat terbang adalah ilmu pengetahuan dan prinsip kerjanya.
Seorang ahli konstruksi Tiongkok Kuno, Lu Ban, pada seribu tahun silam ternyata sudah mampu membuat pesawat terbang kayu yang bentuknya menyerupai pesawat terbang layang tanpa mesin.
Lu Ban adalah orang jujur, waktu kecil hidup tidak bahagia. Dia pintar dan cekatan, terampil dalam menciptakan sesuatu.
Ketika dia bekerja membuat pagoda Budha, di kota lain, dia membuat sebuah pesawat layang dari kayu.
Kemudian dia mencoba naik pesawat kayu tersebut dan terbang. Akhirnya, dia pun bisa sering-sering pulang kampung dengan naik pesawat kayu tersebut. Namun tidak ada orang yang tahu tentang hal tersebut.
Hingga suatu saat, keluarganya mengetahui bahwa istri Lu Ban hamil. Padahal, Lu Ban sedang bekerja dalam waktu lama di luar kota.
Setelah didesak oleh mertuanya yang merasa curiga, maka istrinya menceritakan bahwa Lu Ban sering pulang dengan menggunakan pesawat layang kayu tersebut.
Ketika perang meletus, Lu Ban juga pernah membuat pesawat layang, dan mengunakannya untuk menyelidiki keadaan militer Negara Song.
Selain pesawat layang kayu, dia juga menciptakan layang-layang, payung, gergaji, jembatan, dll.
Karena jasa-jasanya, sebuah monumen didirikan untuk mengenangnya di Kota Weifang (Dikenal sebagai kota layang-layang), berupa patung Lu Ban setinggi 7.8 meter.
Sejak 1987, “Penghargaan Lu Ban” juga dianugerahkan sebagai penghargaan tertinggi bidang konstruksi di China.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar